<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120</id><updated>2011-04-27T17:30:24.227+07:00</updated><title type='text'>Embuh ?</title><subtitle type='html'>If you think you can do a thing &lt;br&gt;or think you can't do a thing,&lt;br /&gt;you are right !</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120.post-115492249515419627</id><published>2006-08-07T10:44:00.000+07:00</published><updated>2006-08-07T10:48:15.163+07:00</updated><title type='text'>I'm Outta Here</title><content type='html'>Farewell Blogger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yet, it's time to shed the blogger skin and be on my own.&lt;br /&gt;From now on, I will be updating my writings at http://embuh.andybr.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Please come by and visit!&lt;br /&gt;;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31051120-115492249515419627?l=andybr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/115492249515419627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31051120&amp;postID=115492249515419627' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115492249515419627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115492249515419627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/2006/08/im-outta-here.html' title='I&apos;m Outta Here'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120.post-115415275314710894</id><published>2006-07-29T12:43:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T18:23:20.826+07:00</updated><title type='text'>POM Bensin Punya Cerita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/1600/pomduit.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/320/pomduit.png" border="1" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Kemaren siang aku baca &lt;a href="http://www.kompas.com/ver1/Ekonomi/0607/28/155152.htm"&gt;berita di Kompas&lt;/a&gt;, tentang disegelnya SPBU yang minyak dagangannya tercampur dengan solar. Sementara ini, masih belum terbukti, disengaja atau tidak pencampuran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah baca, iseng aku search dengan keyword SPBU, dan mendapatkan beberapa link, termasuk link berita dengan judul &lt;a href="http://www.kompas.com/metro/news/0505/16/092107.htm"&gt;Puluhan SPBU curang&lt;/a&gt;. Sudah lama sih beritanya, bulan Mei, tapi tetap saja menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi ingat, dulu di era 80an Bapak sering mengajak jalan naik mobil Civic '78 oranye-nya. Kita jalan berdua saja, atau sekeluarga. Jalan ke rumah saudara di luar kota, atau hanya jalan-jalan muter-muter buang bensin aja. Di tahun itu kalo nggak salah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;satu liter premium masih sekitar Rp. 450 rupiah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat bensin mobil menipis dan masuk ke pom bensin, biasanya aku dan ibu akan sport jantung. Kenapa ? Bapakku itu orangnya tegas dan keras, dan paling anti dengan yang namanya kibul mengibul. Dan waktu itu, beliau sering memarahi petugas pom bensin gara-gara meteran yang tidak nol atau tidak pas keluarannya. Di jaman itu, mesin pom bensin masih yang model kuno, dengan meteran manual. Modus operandinya ada beberapa. Ada yang sehabis mengisi motor yang hanya 1 atau 2 liter, langsung mengisi tanki mobil tanpa mereset lagi meterannya, sehingga si pom bensin dapat bonus satu atau dua liter. Ada juga yang pada saat mengisi, baru sampai angka 9, belum sampe nol, prosesnya sudah dihentikan. Ada juga yang memberi kembaliannya sengaja kurang, karena tidak seperti sekarang yang pada saat isi bensin sekian liter bisa ketahuan harganya sekian, jaman dulu ngitungnya masih manual. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu bapak komplain, reaksi si petugas pompa bensin bermacam-macam. Kalo petugasnya sadar (dan takut, tentu saja), dia akan menggenapi kekurangannya. Biasanya ngeyel dulu sebentar, tapi terus nyerah. Ada yang cuek aja, langsung ngeloyor pergi atau pura-pura nggak dengar atau nggak ngeliat. Tapi yang paling berabe, ada yang ngeyelnya keterlaluan. Sudah salah, ngeyel lagi. Biasanya yang seperti ini agak lama ributnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling seru waktu di pom bensin dekat Pabrik Gula Colomadu di pinggiran kota Solo. Baru angka 9.8 kok sudah dicabut pompanya, dan langsung direset ke nol. Wah cari penyakit ini orang....... Bener aja, bapak mulai protes, dan petugas pom bensin itu ngeyel, dengan alasan antrinya banyak, jadi dia langsung reset dan dia tadi melihat sudah genap 10 liter. Eee... lha kok setelah itu justru si petugas yang ngotot-ngotot, tersinggung, mungkin sedang M kali, embuh. Akhirnya adu mulut berakhir setelah bapak menyebut nama Mr. X pemilik pompa bensin tersebut, dan si petugas langsung diam seribu bahasa. Suasananya benar-benar mencekam :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak pernah cerita kenapa mereka sering mencurangi meteran. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Alasannya karena bayaran mereka sebagai petugas pom  bensin kecil&lt;/span&gt;, sehingga margin antara bensin yang keluar dan jumlah uang yang diterima, akan menjadi 'bonus' bagi mereka hari itu. Cerita ini bukan isapan jempol saja. Karena waktu itu bapak masih menjabat sebagai analis kredit di salah satu bank pemerintah besar, yang beberapa kliennya adalah pemilik pom bensin di sekitar Solo. Sehingga beliau tahu, bagaimana kondisi cash flow di pom bensin. Dan sepertinya pemilik pom bensin sendiri menutup mata akan kegiatan ini, karena malah justru diuntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dari sekian puluh tahun yang lalu, praktek seperti ini sebenarnya sudah berlangsung. Pertamanya kecil, tapi lama-lama akhirnya jadi biasa, jadi besar. Seperti pepatah jawa, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kriwikan dadi grojogan&lt;/span&gt;. Aliran kecil lama-lama menjadi air terjun. Kecurangan kecil dibiarkan, akhirnya ya merajalela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/1600/timbanganpasar.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/320/timbanganpasar.png" border="1" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Sekarang coba ke pasar tradisional. Bisa diitung dengan jari, timbangan yang benar-benar jujur itu ada berapa. Kebanyakan dari mereka akan mengganjal timbangannya dengan paku atau apapun, untuk mencurangi pembeli. Kalau mereka yang jujur, biasanya timbangan tersebut waktu tidak digunakan atau sebelum digunakan, akan dikosongkan dari anak timbangan dulu biar terbukti jujur. Kalo kondisi timbangan selalu ada anak timbangan terpasang diatasnya, boleh dicurigai kalo timbangan itu sudah di&lt;span style="font-style:italic;"&gt;tune up&lt;/span&gt; :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo boleh bilang, masalah ini akan jadi lingkaran setan. Saling mencurangi, saling mengurangi timbangan. Penjual bumbu masak dicurangi penjual bensin, penjual bensin dicurangi penjual beras, akhirnya kembali lagi, penjual beras dicurangi penjual bumbu masak. Padahal konon, di dunia ini berlaku hukum kekekalan. Siapa banyak memberi, akan banyak ditolong. Siapa banyak mencatut rejeki orang, akan dicatut juga rejekinya. Yang jelas jauh dari rejeki. memprihatinkan sekali kalau sampai negri ini berisi orang-orang seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus bagaimana sekarang. Mosok kalo isi bensin bawa takeran sendiri. Beli beras bawa timbangan sendiri. Lha kan repot..... ?! Belum lagi resiko bahwa bensin yang dibeli dicampur minyak tanah, atau beras yang dibeli dicampur krikil.&lt;br /&gt;Jadi gimana ??? ............ Embuh !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31051120-115415275314710894?l=andybr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/115415275314710894/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31051120&amp;postID=115415275314710894' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115415275314710894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115415275314710894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/2006/07/pom-bensin-punya-cerita.html' title='POM Bensin Punya Cerita'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120.post-115398760021912332</id><published>2006-07-27T14:39:00.000+07:00</published><updated>2006-07-27T15:21:13.566+07:00</updated><title type='text'>Pohon Uang</title><content type='html'>Memang negeri yang kaya raya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/1600/aglaonema.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/320/aglaonema.png" border="1" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Rasanya nggak percaya kalau di Indonesia itu katanya banyak orang miskin.&lt;br /&gt;Lha wong tanaman dihargai &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;satu juta rupiah per daun&lt;/span&gt; aja ada yg beli lho. Ah tapi mungkin ya biasa buat para kolektor... namanya juga koleksi barang langka, lhawong &lt;a href="http://www.detikhot.com/index.php/tainment.read/tahun/2006/bulan/06/tgl/26/time/101846/idnews/623484/idkanal/230"&gt;popok bekas dipakai bayi anaknya Jolie aja laku dijual&lt;/a&gt; kok....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah sih istriku punya juga Aglonema alias Sri rejeki, Adinium juga punya, tapi kelasnya yang puluhan ribu rupiah aja dan hasil stek-stek sendiri. Nggak ngira kalau ternyata harganya sampe segitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi siang sempet ngobrol sama teman SMA yang sekarang bisnis di bidang &lt;a href="http://kurnianursery.indonetwork.co.id/prod"&gt;nursery&lt;/a&gt; alias &lt;a href="http://kurnianursery.indonetwork.co.id/prod"&gt;pembibitan&lt;/a&gt;, dia bilang memang harganya ada yang semahal itu. Dia sendiri jualan dari harga 60 ribu sampe 5 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebat ya......&lt;br /&gt;Pemerintah harusnya menggalakkan budidaya aglonema ini... Siapa tau hutang luar negeri yg bejibun itu bisa dibayar pake daun ! atau backup USD pake Daun !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kutipan artikel dari Suaramerdeka yang aku baca,&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;Satu Pot Aglaonema Rp 20 Juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayakah anda apabila mendengar harga satu pot tanaman sama dengan harga sebuah sepeda motor atau bahkan mendekati harga sebuah mobil? Bagi penggemar dan kolektor tanaman hias, hal itu bukanlah hal yang aneh tetapi bagaimana dengan orang awam menanggapi hal tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuktikannya, Anda dapat melihat dan menanyakan di stan Gama Cactus Garden yang sedang mengikuti Home &amp; Garden Expo 2005 di Atrium Java Supermal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di stan yang banyak menawarkan tanaman Aglaonema itu, satu pot tanaman tersebut dijual mencapai Rp 20 juta. Ya, tanaman tersebut diberi nama Aglaonema Costatum Snow White.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanaman ini merupakan hasil silangan Costatum dengan Costatum yang berasal dari Thailand. Aglaonema jenis ini memiliki dua jenis, yaitu yang berdaun kecil dan berdaun lebar," kata Fransiscus Kusdianto, pemilik stan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Aglaonema Costatum Snow White, stan ini juga menawarkan Aglaonema unggulan lainnya seperti Petite dan Widuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Petite ini merupakan tanaman Aglaonema terbaru yang ditemukan oleh Greg Hambali (pakar Aglaonema dari Bogor). Petite adalah hasil silangan Comutatum (Philipina) berwarna kuning dengan Rotundum (Aceh) warna merah. Keunikan Petite yaitu memiliki beragam warna dalam satu daun (oranye, merah, kuning, hijau, dan salem)," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengungkapkan, jenis Petite dijual berdasarkan jumlah daunnya dimana satu lembar daun ditawarkan dengan harga Rp 350.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aglaonema Widuri merupakan hasil persilangan Comatatum dan Rotundum, memiliki ciri memiliki daun yang besar, bagian atas daun memiliki bias warna oranye dan memiliki daun yang tebal kehitaman, tulang daun berwarna merah menyala dengan dihiasi bintik-bintik kuning, seta bagian bawah daun berwarna merah. Jenis Widuri dijual seharga Rp 1 juta per lembar daunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frans menjelaskan, Aglaonema cocok ditempatkan di suhu sedang (tidak terlalu panas/teduh), penyiraman dilakukan setiap tiga hari, pemupukan menggunakan pupuk daun setiap 1-2 kali/minggu dengan dosis sesuai kemasan (tergantung merek pupuk). &lt;br /&gt;(Hernandhono-50) &lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31051120-115398760021912332?l=andybr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/115398760021912332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31051120&amp;postID=115398760021912332' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115398760021912332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115398760021912332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/2006/07/pohon-uang.html' title='Pohon Uang'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120.post-115388055064849159</id><published>2006-07-26T08:19:00.000+07:00</published><updated>2006-07-26T16:35:05.690+07:00</updated><title type='text'>Surat (Gempa) Berantai</title><content type='html'>Pagi ini, waktu cek e-mail, ada e-mail dari rekan yang memberitakan bahwa hari&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/1600/seismo.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/320/seismo.png" border="1" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; ini, pada jam sekian, akan terjadi gempa sekian skala richter di Jakarta. Kemaren siang, ada juga e-mail seperti itu. Nggak cuman e-mail, temen-temen dari YM juga saling memforward kabar-kabar jadwal gempa seperti itu. Biasanya, ada embel-embel bahwa berita ini berasal dari badan meteorologi luar negeri, bisa Jepang,  atau bahkan &lt;a href="http://www.historychannel.com/classroom/unesco/timbuktu.html"&gt;Timbuktu &lt;/a&gt;. Ada yang asalnya dari  mail perorangan, ada yang berasal dari milis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kemaren siang, habis makan siang, istri tersayang telepon dari rumah, dia bilang, ati-ati, nanti sore jam 14:20 katanya akan ada gempa di Jakarta. Cuman aku jawab "Ya.... berdoa saja semoga nggak ada gempa". Katanya berita itu dari Pemda. Aku tanya, kok nggak dari BMG, katanya BMG kurang akurat prediksinya, dan ini orang Pemda-nya dikasih tau dari badan meteorologi luar negeri. Mantap juga pemda Jakarta ini kalo benar begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak mau kalah dengan media lain, media sms juga dipakai untuk menyebarkan kabar meresahkan ini. Beberapa sms sudah sempat diterima dan isinya kurang lebih sama. mengabarkan gempa di Jakarta sebentar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, saya pernah baca di suatu media dan dengar di tivi, bahwa gempa itu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TIDAK BISA&lt;/span&gt; diramalkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;WAKTU &lt;/span&gt;terjadinya. Ini keterangan resmi dari BMG, yang waktu itu salah satu pejabatnnya diwawancarai di TV. Dan hal itu sesuai yang aku baca di &lt;a href="http://www.geophys.washington.edu/SEIS/PNSN/INFO_GENERAL/eq_prediction.html"&gt;The Pacific Northwest Seismograph Network&lt;/a&gt;&lt;blockquote&gt;It may never be possible to predict the exact time when a damaging earthquake will occur, because when enough strain has built up, a fault may become inherently unstable, and any small background earthquake may or may not continue rupturing and turn into a large earthquake. While it may eventually be possible to accurately diagnose the strain state of faults, the precise timing of large events may continue to elude us&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, aku juga pernah baca di &lt;a href="http://www.pbs.org/wnet/savageearth/earthquakes/html/sidebar2.html"&gt;Savage Earth - Quake Prediction&lt;/a&gt;&lt;blockquote&gt;Can earthquakes be predicted? Many seismologists would probably answer, "Not yet, but eventually." But to date, nobody has been able to predict earthquakes reliably enough and over short enough time scales to allow the evacuation of threatened cities. Some scientists have entirely lost faith in earthquake prediction. They say that so many factors decide whether a fault will rupture that earthquakes could well be inherently unpredictable in a practical sense&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sebenarnya, tidak ada alasan untuk percaya berita tentang semacam itu. Apalagi menyebutkan bahwa gempa akan terjadi pada jam 14:20, wah ini angka mistik dari mana ?&lt;br /&gt;Kok seperti sholat aja, pake jadwal.&lt;br /&gt;Setahu saya, yang tahu jadwal gempa itu ya cuman yang Maha Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidak terjadi kalau masyarakat percaya pada pemerintahnya. &lt;a href="http://www.bmg.go.id"&gt;Badan Meteorologi dan Geofisika&lt;/a&gt; adalah instrumen pemerintah. Kalau omongan BMG yang sebenarnya benar dianggap omong kosong, dan orang lebih percaya pada omong kosong orang lain yang dianggap lebih benar, lha mau jadi apa masyarakat kita ini ? Ini baru contoh kecil saja lho, begitu mudahnya orang percaya dengan berita gempa yang asalnya dari sumber antah berantah yang tentu saja jauh dari dapat dipercaya. Lha, apa penyebab rakyat nggak percaya sama lembaga yang sudah ada ? Embuh.&lt;br /&gt;Semoga BMG bisa mulai dari sekarang, untuk berperan sebagai lembaga yang baik dan terpercaya, dan akurat serta cepat antisipasi bencananya. Mungkin salah satu langkahnya adalah dengan memindah hostingan websitenya ke hosting yang lebih reliable dan cepat , mosok website kok leletnya minta ampun. Gimana orang mau baca ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih nggak tahu, apa maksud pengirim mail semacam itu. Apakah iseng ? atau asal forward aja, atau memang paranoid, atau ada niat-niat tertentu yang kurang baik ? Sudah bukan hal yang aneh, yang sudah terjadi di Pangandaran kemaren, orang teriak-teriak tsunami di siang bolong, biar penduduk pada lari dan dia leluasa menjarah harta yang ditinggalkan. Ya begitulah.... karena orang sudah nggak tau harus percaya pada siapa, maka kabar apapun langsung ditelan mentah-mentah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang forward mail kayak ginian juga mestinya cari info dulu, ke internet kek, karena kalo suka buang-buang bandwidth gitu asumsinya adalah orang-orang yang main internet gratis alias bandwidth berlimpah.Cek dulu sebelum bikin panik orang lain. Sayang bandwidthnya kan, cuman buat ngirim sampah.&lt;br /&gt;Memang kita harus berhati-hati, tapi kalau terlalu berhati-hati dan paranoid, akhirnya ya malah nggak dapat apa-apa. Kembalikan saja semuanya kepada Allah yang Maha Mengetahui.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, paling tidak, dari semua ini aku masih bisa ambil hikmahnya. Dari banyak mail, sms dan telpon dari istri, itu menunjukkan bahwa masih banyak orang yang perhatian sama aku :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31051120-115388055064849159?l=andybr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/115388055064849159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31051120&amp;postID=115388055064849159' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115388055064849159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115388055064849159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/2006/07/surat-gempa-berantai.html' title='Surat (Gempa) Berantai'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120.post-115345450458473247</id><published>2006-07-21T11:01:00.000+07:00</published><updated>2006-07-21T11:26:23.980+07:00</updated><title type='text'>Wafatnya Sebuah Harddsik 40 GB</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/1600/bloodyharddisk.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/320/bloodyharddisk.png" border="1" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa hari yang lalu ada yg telpon dari internal, mengabarkan bahwa laptopnya menjadi aneh bin ajaib.&lt;br /&gt;Sebenernya telpon itu bukan untuk aku, tapi karena IT yang lain pada sibuk atau pura-pura sibuk di tempat lain, akulah yang dapat rejeki.&lt;br /&gt;Ternyata ada masalah pada laptop salah satu cewek dari Export Dept. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Laptopnya nggak nyala" gitu katanya.&lt;br /&gt;Ini adalah kata-kata yang paling aku benci dari user. Nggak bisa nyala, nggak bisa kirim mail, nggak bisa anu, nggak bisa ono.&lt;br /&gt;Sudah berkali-kali aku sosialisasikan, kalo ada error dan minta bantuan ke IT, pak, bu, mbak, mas, dik, pakdhe, budhe,  sebelum telpon, catet dulu error messagenya. &lt;br /&gt;Jadi kalo aku tanya, ada error message apa nggak,  jawabannya bukan nggak tau... alias embuh. Lhawong sama-sama cari makan disini, bantuin dikit napa ? :p&lt;br /&gt;Karena kalo informasinya  nggak jelas kayak gini, ujung-ujungnya aku harus jalan ke meja si penelpon. Males. Kadang cuman masalahnya cuma sepele aja, yang sebenernya bisa diselesaikan lewat telpon. Tapi karena kurangnya informasi, terpaksa harus cape-cape jalan sana-sini. Bagus sih buat olahraga, cuman males aja.&lt;br /&gt;Sebenernya tech support itu bukan pekerjaan yang utama, tapi kalau sudah begini, atas nama Customer Satisfaction yang setiap semester angketnya disebar di seluruh departemen untuk mengukur kinerja divisi IT, ya terpaksa diturutin deh maunya.&lt;br /&gt;Software untuk remote troubleshooting sih sudah ada, &lt;a href="http://www.saferzone.com"&gt;Saferzone&lt;/a&gt;, web based. Lumayan enak sih, tapi tetep aja ada beberapa error yang nggak bisa diselesaikan secara remote.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok balik ke masalah harddisk (salah satu masalah yang nggak bisa di remote)&lt;br /&gt;Setelah cek sana-sini, permasalahan utama jelas. Windows startup lama banget. Kalo niat ditunggu, mungkin sampe lebaran tahun depan bakalan belum masuk ke desktop. Normal atau safe sama aja.&lt;br /&gt;Kayaknya ada masalah sama OS, atau worse, harddisk. Dua masalah itu akan berujung hal yang sama dan menyebalkan dan &lt;i&gt;njelehi &lt;/i&gt;: Install Ulang. (Kampret !)&lt;br /&gt;Itu berarti harus mindah data lama ke temporary storage, dari temporary storage  copy ke tempat baru, etc, etc. &lt;br /&gt;Kerjaku nggak bakal repot, kalo dia rajin backup datanya ke server backup yang sudah disediakan. Tinggal masukin recovery cd aja ke laptop, jalanin, trus ditinggal.&lt;br /&gt;Data tinggal copy belakangan. Tapi sepertinya perjalananku nggak semulus itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tanya : "Kapan terakhir backup ke server ?". Jawabannya sudah aku duga "Duuh lupa pak". &lt;br /&gt;Nah kan....! Kabar buruk.&lt;br /&gt;Tipikal user cewe... 'they just dont care' sama semua yg berbau teknis. Bahkan untuk kepentingan mereka sendiri.&lt;br /&gt;Salah print (maunya print ke printer sebelah, tapi nongol di printer seberang ruangan), email penuh, nggak bisa kirim attachment dan lain-lain, kebanyakannya dialami oleh user cewek, dan kebanyakan sudah pernah terjadi sebelumnya dan sudah dikasih tau bagaimana cara mengatasinya.&lt;br /&gt;Tapi ya karena itu tadi, they just dont care, mereka nggak (mau) ingat, cara troubleshootnya gimana. Lebih enak teriak ke IT.&lt;br /&gt;Justru mereka ingat banget kalo sale di Semanggi plaza bakalan habis tanggal sekian, dan tanggal sekian sampe sekian akan ada bazaar di lantai bawah. &lt;br /&gt;Doh !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah sudah, memang nasibku harus pindah-pindahin data orang.&lt;br /&gt;Sambil mengeluarkan sumpah serapah ke rekan IT yang semestinya ngurusin ini tapi kabur, prosesnya dimulai.&lt;br /&gt;Ternyata si harddisk buyinya sudah kayak roda grobak karatan, apalagi kalo di goyang-goyang. Data sih oke, masih bisa kebaca semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transfer data dimulai.  System: NTFS, OS: XP Home. Semua data yang diluar sudah aku upload ke backup server. Beres. Tinggal yang masih ada di Ducument and Setting.&lt;br /&gt;Apes, nggak bisa dipindahin karena masalah permission. Sepertinya permission yang melekat di direktory&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; itu, tidak mengijinkan filenya dibuka walaupun oleh login Administrator (PC ku)&lt;br /&gt;Pernah ketemu  masalah seperti ini, tapi di NTFS windows 2000. Solusinya mudah, tinggal 'Take Ownership' saja direktory yang bersangkutan. Sudah ada fasilitas untuk itu.&lt;br /&gt;Dicoba untuk take ownership dari laptopku, tapi sialnya, XP hanya bisa take ownership pada SAFE MODE. Itu artinya, usb drive yang aku pake untuk nyambungin harddisk sekarat itu nggak bakalan berfungsi karena jalan di safe mode. Sama aja bo'ong. Sempat ngeyel dan nekat mencoba, ternyata emang nggak bisa. USB nggak kedetek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicoba cara kedua. Drive sekarat itu dicolokin ke salah satu server dengan OS Windows 2000, dengan harapan bisa dilakukan proses take ownership tanpa harus masuk safe mode. Bisa kah ?&lt;br /&gt;Open bisa, tapi nggak bisa tulis. read only mode. Nah ini yang nggak tahu, kira-kira kenapa ya. Setahuku, NTFS punya XP versinya lebih baru dari punya Windows 2000 family. Apakah karena ini ?&lt;br /&gt;Udah 3 hari harddisk itu nginep. Maklum ngerjainnya kalo sempet aja :)&lt;br /&gt;Ada cara yg lebih extrem, yg akan aku coba. Mengkonversi NTFS ke FAT32, yang otomatis akan menghilangkan segala macam permission setan alas itu dari partisinya. &lt;br /&gt;Rencananya, pakai Partition Magic aja yang gampang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seperti yang &lt;a href="http://ngelak.blogspot.com"&gt;mbah Dipo&lt;/a&gt; bilang, manusia hanya bisa berencana, Allah yang menentukan.&lt;br /&gt;Entah kenapa, harddisk itu sekarang ogah muter lagi. Hanya diam seribu basa.&lt;br /&gt;Seperti seorang pasien sakit parah yang dioper-oper dari satu RS ke RS yang lain dan mati di perjalanan, demikian juga harddisk ini. Whaduh.... (logat Bajuri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 ganjalan yang tertinggal dengan wafatnya harddisk Toshiba 40 GB 5400 RPM ini (kalau hardware sih nggak masalah, tinggal telpon ke vendor, mereka kirim harddisk baru)&lt;br /&gt;Satu, data-data personal seperti mail dan lain-lain belum sempat terselamatkan.&lt;br /&gt;Dua, tidak sempat membuktikan kebenaran teori nomer 3, mengatasi masalah permission NTFS dengan mengkonversinya ke FAT32. (Nyaliku kurang besar untuk mencoba di harddisk laptopku sendiri :D ). Ada yang pernah coba ? Mungkin ada yg bisa kasih solusi nomer 4, nomer 5 dan seterusnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang tinggal satu masalah besar.&lt;br /&gt;Bagaimana ngomong ke user tersebut kalau harddisknya mampus sebelum sempat diambil data personalnya.&lt;br /&gt;Bisa aja sih, aku  nyalahin dia karena nggak pernah backup, atau nyalahin harddisknya, dengan mengemukakan alasan teknis yang dikemas dalam bahasa yang njlimet, pasti males dengerinnya.&lt;br /&gt;Tapi bagaimanapun juga, aku tetep punya andil pada wafatnya harddisk 40GB tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi gimana ? EMBUH........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31051120-115345450458473247?l=andybr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/115345450458473247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31051120&amp;postID=115345450458473247' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115345450458473247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115345450458473247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/2006/07/wafatnya-sebuah-harddsik-40-gb.html' title='Wafatnya Sebuah Harddsik 40 GB'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120.post-115336156775661617</id><published>2006-07-20T09:12:00.000+07:00</published><updated>2006-07-20T09:32:59.856+07:00</updated><title type='text'>Nasib Patung Pancoran</title><content type='html'>Ada seorang &lt;a href="http://dreamrain.blogspot.com/" title="Gatorz"&gt;rekan&lt;/a&gt; yang kirim message lewat YM.&lt;br /&gt;Dia bilang begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Akibat gempa sebesar 6.2 SR yang melanda jakarta kemarin sore. Patung pancoran mengalami kerusakan yang lumayan parah, dan jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan patung pada bagian atas akan roboh. Pemerintah sedang berusaha secepatnya memperbaiki keadaan ini. Untuk sementara waktu bagi yang melewati daerah tersebut, dihimbau untuk lebih berhati hati.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah .... yg bener nih ? Kan tiap hari lewat situ...&lt;br /&gt;Kalo kejadiannya nanti kayak yang dibawah ini kan serem juga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/1600/patungpancoran.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/320/patungpancoran.png" border="1" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31051120-115336156775661617?l=andybr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/115336156775661617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31051120&amp;postID=115336156775661617' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115336156775661617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115336156775661617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/2006/07/nasib-patung-pancoran.html' title='Nasib Patung Pancoran'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120.post-115318782340685607</id><published>2006-07-18T07:59:00.000+07:00</published><updated>2006-07-19T08:23:56.813+07:00</updated><title type='text'>Evakuasi Beneran</title><content type='html'>Memang, kekuatan manusia tidak ada apa-apanya dibandingkan kekuatan alam yang berjalan atas kekuasaan Allah.&lt;br /&gt;Hari Senin kemaren, terjadi gempa (lagi !), yang sekarang ini melanda daerah pantai selatan pulau Jawa, terparah di Pangandaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, seperti biasa buruh-buruh sedang rajin bekerja, tak terkecuali aku yang sedang asyik mengerjakan chatting. Tiba-tiba meja kok serasa ada yang menggoyang-goyang, rasanya juga aneh, apa jangan-jangan ada jin bangun kesiangan terus iseng ? ternyata bukan aku aja yang merasa karena para tetangga meja juga merasa mejanya goyang dombret sendiri. Tidak makan waktu lama menikmati goyang dombret, serentak seperti dikomando mereka berdiri semua dan secara bersamaan mengucapkan koor : Gempa !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa ba-bi-bu lagi aku samber dompet (siapa tau ada razia KTP dibawah), HP dan kunci motor, trus kabur mengikuti arus orang-orang yang lari ke lantai dasar lewat tangga darurat. Tas kerja yg isinya duit 10 juta yang baru dicetak dan belum aku gunting terpaksa ditinggal :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/320/jamsos.png" border="1" alt="Menara Jamsostek, anak panah menunjukkan lantai 21" /&gt;Kalau Jumat kemaren ada sirine kita cuek aja sambil makan gorengan dan berhaha-hihi, tidak untuk hari ini. Karena hari ini evakuasinya beneran !&lt;br /&gt;Terjadilah ritual massal meniti ratusan anak tangga, tanpa mengeluh, berbarengan dengan buruh-buruh lain, setengah panik dan setengah berlari, sambil tidak lupa mengucapkan doa keselamatan dan mengucapkan makian dalam hati, kenapa sih nyewa ruang kantor aja kok tinggi banget di lantai 21 !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjuang beberapa lama dan mengatasi masalah kaki yang sudah mulai tidak taat pada perintah, akhirnya sampai juga di lantai dasar. Legaaa......&lt;br /&gt;Trus aku call bini dulu, ternyata dia lagi di Citos, nggak kerasa gempa katanya. Terang aja nggak kerasa, lhawong lagi belanja, mau dikata ada gunung meletus dibelakang mall, mungkin tetep dicuekin. &lt;br /&gt;Ya udah, aku pesen supaya cepet-cepat pulang aja, dan jangan lupa beli oleh-olehnya.&lt;br /&gt;Beres, semua selamat, Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis itu sambil menunggu diperbolehkan masuk kantor lagi, aku call ke temen-temen seperjuangan. Maunya cerita, eeee lha kok ndak ada yg kerasa kalo ada gempa. Entah, apa sensor di kepala mereka ada yang salah atau gimana, tapi kebanyakan mereka baru ngerasa kalo abis gempa pas baca di detik.com.... walah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diputuskan dari pengelola gedung kalo belum aman untuk kembali masuk ke kantor (sampe konfirmasi BMG segala.... mantap), dan lift masih dimatikan, aku putuskan untuk kembali ke rumah saja.....&lt;br /&gt;Biasanya suasana pulang itu hepi-hepi, tapi kali ini nggak. &lt;br /&gt;Pulangnya sambil was-was dan khawatir, semoga nggak terjadi gempa susulan atau masalah susulan yang lain.  Semoga....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31051120-115318782340685607?l=andybr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/115318782340685607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31051120&amp;postID=115318782340685607' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115318782340685607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115318782340685607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/2006/07/evakuasi-beneran.html' title='Evakuasi Beneran'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120.post-115310204643321985</id><published>2006-07-17T08:33:00.000+07:00</published><updated>2006-07-18T07:59:36.970+07:00</updated><title type='text'>Latihan Evakuasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/1600/evac.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/8084/174/320/evac.jpg" alt="" border="1" /&gt;&lt;/a&gt;Apakah sampeyan tergolong buruh yang mengais rejeki di gedung-gedung pencakar langit kota Jakarta ?&lt;br /&gt;Bila jawabannya adalah 'ya' (ada yang jawab sambil emosi lho) ,  mungkin sekali dua kali sampeyan pernah merasakan latihan kebakaran di gedung sampeyan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang  belum pernah,&lt;br /&gt;Latihan kebakaran ini adalah semacam simulasi, seolah-olah gedung mengalami peristiwa  kebakaran, kemudian dilakukan proses evakuasi para penghuni gedung lewat tangga, diiringi bunyi sirine kebakaran yang merdu tiada henti,  dibarengi dengan simulasi para petugas keamanan gedung untuk mengamankan jalannya evakuasi dan segera mengatasi api.&lt;br /&gt;Tujuan yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi efek samping dari tujuan yang mulia ini sungguh tidak mulia. Untuk buruh yang menempati lantai 21, turun dari lantai ini ke lantai 1 sungguh bukan suatu pekerjaan yang menyenangkan.  Ngos-ngosan, kaki pegel dan bau kecut karena keringetan (maklum, berjubel dengan banyak orang di tangga darurat) adalah efek minimalnya. Masih ada penderitaan linu-letih-lesu yang bakalan menyusul nanti sore dan besok pagi.&lt;br /&gt;Sebenernya yang salah bukan latihannya sih, tapi salah sendiri nggak pernah olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti hari Jumat kemaren. Di gedung ini ada latihan kebakaran. Anehnya, tidak seperti di gedung-gedung lain yang pernah saya tempati, di gedung ini jadwal latihan kebakaran sudah diumumkan sebelumnya. Lha jelas nggak rame dong, banyak orang   (termasuk saya) sudah tahu wabhwa kalo nanti sirinenya sampe bunyi, itu cuman latihan. Alhasil beberapa orang oknum dan saya mulai mengatur strategi untuk "bolos" latihan demi menjaga kesehatan kaki sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tempat sudah disurvei untuk sembunyi, tapi masih kurang sreg, di toilet terlalu nggak nyaman, di ruang server terlalu dingin, di pantry pasti diperiksa oleh orang-orang GA.... lha terus di mana nih ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung seribu untung pas di toilet, saya ketemu dengan seorang (seekor ?) staff IT yang sedang pipis, yang sekarang ini sedang 'terbuang' di ruang meeting ujung, untuk bekerja bakti membangun HR system. Dengan senang hati saya mengikuti undangannya untuk ngumpet di ruang meeting ujung yang jarang dijamah manusia. OB aja males nganter minum kesitu.&lt;br /&gt;Ternyata, bagaikan bunker, diruang meeting terpencil ini semua sudah lengkap tersedia. Aqua, gorengan, cemilan mulai dari kacang kulit sampe marning jagung ada semua disini dan melimpah ruah. Makanya nggak kelar-kelar kerjanya, sibuk ngunyah mulu sih !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sudah, akhirnya saya menemukan tempat bolos yang nyaman, dan GA nggak mungkin ngecek jauh sampe kesitu. Cemilan ada, air ada, Laptop nganggur buat browsing ada.... kurang apa lagi ?&lt;br /&gt;Jadilah kita-kita para oknum IT membolos latingan, sambil menikmati suara sirine kebakaran disambi mengunyah tahu goreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga sampe selamanya, nggak akan pernah terjadi kebakaran beneran !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31051120-115310204643321985?l=andybr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/115310204643321985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31051120&amp;postID=115310204643321985' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115310204643321985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115310204643321985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/2006/07/latihan-evakuasi.html' title='Latihan Evakuasi'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31051120.post-115276087964524361</id><published>2006-07-13T10:20:00.000+07:00</published><updated>2006-07-13T10:23:33.980+07:00</updated><title type='text'>Ngetest</title><content type='html'>abis dikomporin beberapa orang termasuk si kaing-kaingdianjingkeunsamasiapaembuh&lt;br /&gt;ngetest aja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31051120-115276087964524361?l=andybr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andybr.blogspot.com/feeds/115276087964524361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31051120&amp;postID=115276087964524361' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115276087964524361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31051120/posts/default/115276087964524361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andybr.blogspot.com/2006/07/ngetest.html' title='Ngetest'/><author><name>Andy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://img90.imageshack.us/img90/1705/img00114hp.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
